Alat Musik Tradisional Banten

Teman-teman kali ini kita akan mempelajari perihal alat musik tradisional yang ada di Banten, lihat apa sajakah alat musik selanjutnya akan kita bahas secara rinci di artikel ini. Simak hingga habis pembahasan nya di bawah ini.

www.mengulikbanten.com

Sekilas Tentang Banten

Kota Banten pada mulanya dikenal bersama dengan nama Bantam, dan Banten adalah sebuah pelabuhan yang ramai dan makmur, Banten merupakan tidak benar satu provinsi di Indonesia lokasi Banten berada di paling barat Pulau Jawa.

Banten benar-benar persis bersama dengan peristiwa pertumbuhan kebudayaan islam di Indonesia dan Banten jadi saksi dari kejayaan Islam di Nusantara. Sebagai kota pelabuhan Banten jadi kota yang begitu banyak ragam masuk budaya dari luar.

Tetapi masyarakat setempat selamanya kuat menjaga dan melestarikan kebudayaannya sendiri.

Untuk teman-teman yang belum mengetahui perbedaan budaya dan kebudayaan saya telah membahas secara detil dalam artikel lainnya, jangan lupa baca termasuk ya.

Alat Musik Tradisional Banten

Nah itu dia Alat-alat musik tradisional yang ada di kota Banten, mari kita bahas satu persatu di bawah ini

Bedug – Alat Musik Banten

Bedug ini bentuk nya nyaris serupa bersama dengan gendang tapi bedug ukurannya lebih besar, bedug pada umumnya dikenal masyarakat sebagai alat komunikasi untuk memanggil umat Muslim sebelum akan adzan berkumandang. Bedug ini terbuat dari kayu dan kulit binatang.

Nah, di banten Bedug jadi alat musik tradisional, atau masyarakat Banten menyebutnya bersama dengan sebutan Rampak Bedug, yakni kesenian tradisional yang berasal dari Pandeglang Banten yakni seni memainkan Bedug secara bersama dengan – sama.

Angklung Buhun – Alat Musik Banten

Angklung buhun atau lebih dikenal bersama dengan angklung suku Baduy merupakan alat musik tradisional Banten yang diakui sakral dan diyakini di dalamnya membawa kemampuan tertentu.

Bendrong Lesung Atau Lisung – Alat Musik Banten

Bendrong Lesung, merupakan tidak benar satu kesenian tradisional Banten. Lesung diyakini berasal dari Cilegon yang tumbuh dan berkembang jadi sebuah kesenian lokal di masyarakat hingga sekarang.

Awalnya lesung ini cuman sebuah alat rumah tangga yakni alat penumbuk padi

Lesung atau lisung merupakan alat tradisional yang di pakai kala proses pengolahan padi atau gabah jadi beras, alat musik digunakan untuk mengatasi kulit gabah atau sejam, Jawa merang dari beras secara mekanik.

Petintung atau Patingtung – Alat Musik Banten

Alat musik Banten ini merupakan alat musik pengiring silat, alat-alatnya ada beragam macam yaitu:

  • Kendang
  • Gong kempul
  • Kenong
  • Kecrek
  • Gong panggang
  • Terompet petintung.

Irama yang dihasilkan bisa memicu pertunjukan silat merasa lebih stimulus dan hidup. Kata Patingtung sendiri diambil alih dari hasil bunyi yang dihasilkan alat-alat tersebut,

Pantun Bambu – Alat Musik Banten

Alat musik ini dikenal berasal dari tidak benar satu area di Banten yakni Cilegon, Dilihat dari namanya, alat musik ini terbuat dari bambu ukuran nya umumnya 10 cm diameternya, namun panjangnya 80 cm, bentuk alat musik ini seperti yang keluar digambar, langkah memainkannya yakni bersama dengan langkah dipukul bersama dengan tangkai atau tongkat khusus.

Dogdog Lojor – Alat Musik Tradisional Banten

Jenis alat musik ini tetap serupa dimana alat ini termasuk alat musik pukul, bentuk alat musik ini serupa seperti bedug, cuma saja ukuran lojor ini lebih ramping dan memanjang.

Kendang Atau Gendang – Alat Musik Tradisional Banten

Gendang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi. Gendang ini berbahan dasar dari kayu dan selaput (membran) dari kulit hewan yang menghasilkan bunyi andaikata dipukul.

Penutup

Demikian sedikit ulasan perihal alat musik tradisional Banten ini yang bisa saya bagikan. Dengan menyadari serta mempelajarinya, perihal yang diharapkan yakni sehingga masyarakat terutama generasi muda saat ini tidak merasa malu untuk mencintai kebudayaan yang dimiliki.

Mari kita jaga dan cintai kebudayaan Indonesia ini, Jika bukan kita sebagai anak muda, siapa kembali yang akan melestarikan budaya, Contohnya alat musik tradisional ini. Harapan yang lainnya yakni bersama dengan semakin mengenal kebudayaan dan merasa bangga akan perihal itu bisa mengantarkan sehingga dikenal oleh masyarakat luar.